Proses Pembenihan Tanaman Daun Bawang

Proses Pembenihan Tanaman Daun Bawang  – Daun bawang merupakan tanaman yang digunakan sebagai campuran masakan, dan biasanya kita sebut dengan daun pre.

Daun bawang merupakan tanaman yang ditanam di hampir semua jenis tanah seperti tanah regosol, tanah aluvial, tanah andosol dan tanah latosol. Daun bawang juga dapat tumbuh di dataran tinggi maupun dataran rendah.

Advertisement

Ciri-ciri daun bawang adalah:

  • Tidak bercabang
  • Tinggi tanaman mencapai 50 cm- 65 cm
  • Tanaman ini berwarna hijau muda
  • Ujung daunnya runcing
  • Daging daun biasanya rata, hijau, dan tipis
  • Bunga daun bawang berwarna putih
  • Mempunyai akar serabut.

Proses Mempersiapkan BenihProses Pembenihan Tanaman Daun Bawang

Biasanya benih daun bawang diperoleh dari biji, dapat kita beli di toko pertanian. Namun selain menggunakan biji, benih daun bawang juga dapat menggunakan tunas anakan (setek tunas) untuk perbanyakan tanaman.

Disini dapat dijelaskan bagaimana cara menggunakan tunas anakan(setek tunas) yaitu dengan cara memisahkan anakan dari induknya. Maka dari itu, tanaman indukan yang dipilih haruslah tanaman yang sehat, tidak kurus, dan tidak terserang hama dan penyakit.

Apabila kita ingin menanam menggunakan benih biji, maka proses penanaman harus di semaikan terlebih dahulu. Dan sebaliknya, jika penanaman menggunakan setek tunas, maka proses penanaman dapat langsung dilakukan di lahan.baca juga Cara Menanam seledri Pot Polybag Rumahan

Proses Pembibitan daun bawang sederhana

Sebelum melakukan proses penanaman, sebaiknya perhatikan hal-hal/ tahap pembibitan terlebih dahulu :

Advertisement
  • Terlebih dahulu, lakukan proses pencangkulan agar tanah gembur, kemudian buatlah bedengan untuk proses persemaian dengan ukuran kira-kira 1 m x 2 m.
  • Campurkan pupuk kandang secukupnya ke tanah yang sudah dicangkul tadi, kemudian ratakan kembali agar tanah dan pupuk dapat tercampur dengan rata.
  • Kemudian taburkan benih yang telah kita persiapkan ke tanah yang sudah dicampur dengan pupuk tadi, kemudian tutuplah menggunakan lapisan tanah secara tipis-tipis.
  • Agar tanaman tumbuh dengan baik, sebaiknya tanaman dilakukan penyiraman sebanyak dua kali yaitu pagi dan sore.
  • Biasanya bibit akan tumbuh selama lebih kurang 1 minggu. Setelah 1 minggu, pindahkanlah bibit tersebut ke lahan yang sudah dipersiapkan.

Proses Pemeliharaan Bibit daun bawang

  1. Penyiraman. Seperti yang sudah kita jelaskan tadi, penyiraman sebaiknya dilakukan sebanyak 2 kali yaitu pagi dan sore, tetapi jika musim hujan, sebaiknya tanaman tidak perlu disiram.
  2. Pemupukan. Sebaiknya pemupukan dilakukan 1 bulan setelah tanam. Pupuk yang digunakan ada baiknya menggunakan urea.
  3. Penanggulangan hama dan penyakit. Penyakit yang biasanya menyerang tanaman daun bawang adalah penyakit busuk batang lunak, ulat tanah, dan ulat penggerek daun. Cara untuk menanggulangi hama tanaman daun bawang adalah dengan cara menyemprotkan insektisida. Penyemprotan dilakukan apabila tanaman terserang hama saja.Proses Pembenihan Tanaman Daun Bawang

Panen dan Pascapanen daun bawang

Tidak butuh menunggu lama, tanaman daun bawang sudah dapat dipanen saat tanaman sudah berumur 2 bulan.

Cara untuk memanen daun bawang adalah dengan cara mencabut semua bagian tanaman sampai keakarnya. Namun, jika ada anakan yang ingin dijadikan bibit selanjutnya, maka anakan tersebut tidak perlu di cabut.demikian sedikit ulasan mengenai Proses Pembenihan Tanaman Daun Bawang  semoga membantu dan berguna..Tulisan terkait Mengoptimalkan Lahan Sempit Untuk Bertanam Sayur Rumahan

Advertisement
Proses Pembenihan Tanaman Daun Bawang | Penulis | 4.5