Proses Pemanenan Buah Jeruk Purut

Proses Pemanenan Buah Jeruk Purut – Pemanenan merupakan suatu proses yang sangat di tunggu-tunggu oleh semua petani tanaman. Karena dari pemanenan ini lah petani dapat mengetahui apakah petani tersebut mendapatkan keuntungan atau malah sebaliknya.

Pemanenan pada tanaman jeruk purut ini pun tidak boleh di lakukan sembarangan, harus ada tata cara dalam melakukan pemanenan ini. Seperti yang telah kita ketahui, bahwa pemanenan ini harus di lakukan ketika buah dari tanaman tersebut matang hingga merata, sehingga dapat di lakukannya proses pemanenan tersebut.

Advertisement

Biasanya untuk tanaman jeruk purut ini baru dapat di panen ketika memasuki usia sekitar 43 minggu. Ketika bunga pada tanaman jeruk purut ini mekar, di situlah buah jeruk purut sudah dapat di nyatakan matang, tetapi belum matang sempurna.Proses Pemanenan Buah Jeruk Purut

Buah jeruk purut yang siap di panen tersebut ketika buah jeruk purut sudah terlihat berubah warna, yaitu berwarna hijau ke kuningan. Tetapi itu semua harus dalam keadaan merata, jika hanya satu buah jeruk purut saja yang berubah warna, berarti itu belum di katakan proses pemanenan.

Proses Pemanenan Buah Jeruk Purut

Jika warna dari buah jeruk purut kuning merata, maka kita harus segera memetiknya agar tidak mudah terjadinya proses pembusukan pada buah jeruk purut tersebut. Jika aroma wangi telah tercium dari buah jeruk purut tersebut, itu juga harus segera di lakukan proses pemetikan, agar wangi yang di hasilkan nantinya tidak akan terbuang dengan percuma.

Advertisement

Dalam melakukan pemanenan juga harus sesuai dengan teknik. Seperti melakukan pemetikan, pemetikan yang di lakukan tersebut tidak boleh di lakukan dengan sembaran cara. Karena batang dari tanaman jeruk purut ini banyak menancap duri-duri yang cukup tajam dan juga batangnya tidak selembut batang-batang lainnya.

Maka dari itu, dalam melakukan pemanenan ini harus menggunakan teknik tertentu. Seperti halnya melakukan pemetikan dengan alat-alat yang aman untuk tangan, seperti gunting pangkas. Bila duri yang ada pada tanaman jeruk purut ini terkena oleh tangan kita, mungkin itu akan menimbulkan bahaya, seperti halnya tangan menjadi luka dan dapat terjadinya infeksi.

Ketika melakukan pemotongan tidak boleh di lakukan sembarang cara. Teknik pemotongan yang benar yaitu dapat menyertakan batang hanya dengan panjang hingga 1,5 cm. Jika melebihi itu, maka akan menyebabkan hasil pemanenan tidak akan sempurna.

Bukan hanya buah yang dapat di panen, daun dari tanaman jeruk purut ini juga dapat di panen. Cara pemanenannya juga harus menggunakan teknik yang baik dan benar, ini berfungsi agar wangi yang ada pada daun jeruk purut tersebut tidak menghilang dalam jangka waktu yang sangat cepat.

Baca Juga: Budidaya Jeruk Purut Cukup Menguntungkan

Jika kita melakukan pemanenan pada daun jeruk purut ini tidak boleh di lakukan dengan memangkas daun jeruk purut secara keseluruhan, karena dapat membuat buah jeruk purut tidak dapat di panen lagi.sekian Proses Pemanenan Buah Jeruk Purut

Advertisement
Proses Pemanenan Buah Jeruk Purut | Penulis | 4.5