Cara Kerja Pemanenan Kelapa Sawit Secara Benar

Cara Kerja Pemanenan Kelapa Sawit Secara Benar – Pemanenan merupakan sesuatu yang paling di tunggu-tunggu oleh para petani tanaman kelapa sawit. Karepa pasalnya pada saat pemanenan ini para petani dapat melihat apakah hasil yang di dapatkannya mendapat keuntungan atau bahkan sebaliknya.

Dalam hal melakukan pemanenan ini biasanya juga harus di lakukan dengan teknik-teknik tertentu. Artinya dalam hal pemanenan atau pemotongan buah pada tanaman kelapa sawit, harus di lakukan dengan sesuai.

Advertisement

Untuk melakukan pemanenan pada tanaman kelapa sawit, pastinya harus menggunakan alat-alat potong yang sesuai dan juga standar pemakaian.

Cara Kerja Pemanenan Kelapa Sawit Secara Benar

Cara Kerja Pemanenan Kelapa Sawit Secara Benar

Biasanya alat-alat yang di gunakan tersebut berupa dodos untuk pokok rendah dan juga egrek untuk pokok yang tingi, kampak, gancu dan juga angkong.

Untuk pemotongannya sendiri dapat di lakukan dengan cara melihat tingkat kematangan pada buah tanaman kelapa sawit tersebut. Karena buah yang sudah dalam keadaan yang matang, akan mendapatkan kandungan minyak yang lebih baik.

Selain itu, jika kita melakukan pemotongan buah kelapa sawit sebaiknya cabang yang di tinggal di pokok kelapa sawit harus lebih dari 52 cabang per pokoknya. Tetapi untuk lebih baiknya lagi pelepah yang ada pada tanaman sebaiknya di buang saja.

Karena pembuangan pelepah juga akan sangat menguntungkan, sebab pelepah yang di potong tersebut lama kelamaan akan tumbuh pelepah yang baru. Jika kita melakukan pemotongan pelepah, maka ada baiknya jika pelepah yang di potong tersebut di susun dengan rapi di gawangan mati.

Advertisement

Bukan hanya itu saja, buah kelapa sawit yang telah di potong, maka ada baiknya di masukkan ke atas kereta sorong. Bukan hanya buah yang utuh saja yang di masukkan, brondolan yang berserakan di tanah juga dapat di kutip dan di masukkan ke dalam kereta sorong.Tulisan terkait Prospek Bisnis Budidaya Pepaya California Rumahan

Produktivitas yang baik, tentunya akan menambah nilai jual dari buah kelapa sawit yang telah di panen tersebut.

Produktivitas yang tidak baik juga dapat di timbulkan dari usia tanaman kelapa sawit. Jadi jika umur dari tanaman tersebut belum mencapai waktunya, maka  sebaiknya jangan di potong terlebih dahulu.

Tetapi jika buah kelapa sawit matang sebelum waktu nya, maka ada baiknya jika buah tersebut harus segera di potong. Untuk pemotongan buah kelapa sawit yang sudah matang sebaiknya harus di lakukan secepat mungkin.

Karena jika pemotongan buah kelapa sawit yang sudah matang tidak di lakukan secepat mungkin. Tentunya buah kelapa sawit tersebut akan mudah mengalami pembusukan. Buah kelapa sawit yang mengalami pembusukan, pastinya tidak akan laku untuk di jual di pasaran.

Selain itu, brondolan yang sudah berguguran di tanah, ada baiknya jika di jual terlebih dahulu. Karena brondolan yang sudah berguguran akan cepat sekali mengalami pembusukan, akibat buah yang berguguran tersebut telah memasuki masa kematangan yang sudah pas.

Mungkin hanya ini saja tulisan malam ini seputar Cara Kerja Pemanenan Kelapa Sawit Secara Benar semoga membnatu dan berguna.Tulisan lain Mengoptimalkan Lahan Sempit Untuk Bertanam Sayur Rumahan

Advertisement
Cara Kerja Pemanenan Kelapa Sawit Secara Benar | penulis penulis | 4.5